PERBEDAAN LAMPU LED MOBIL, HID, DAN HALOGEN


  Saat ini, banyak kendaraan bermotor keluaran terbaru yang menggunakan lampu LED layaknya yang kerap dipakai pada mobil. Apakah Anda mengetahui lampu yang terpasang pada mobil Anda? Tentu saja lampu memegang peranan krusial dalam berkendara. Tanpa adanya lampu, Anda akan kesulitan melihat jalanan, terutama pada malam hari atau saat cuaca berkabut. Ternyata, ada beberapa jenis lampu yang sering digunakan untuk mobil. Terdapat tiga lampu yang populer di kalangan masyarakat, yaitu lampu LED, lampu HID, dan lampu halogen. Meskipun lampu LED lebih sering digunakan, lampu HID dan lampu halogen juga masih digunakan pada beberapa mobil. Mari simak bersama ulasan tentang perbedaan lampu LED, HID, dan halogen pada headlamp mobil.
Apa Perbedaan Lampu LED Mobil, Lampu HID, dan Lampu Halogen?
1. Lampu LED Mobil
Lampu LED (light emitting diode) mobil sering ditemukan pada mobil-mobil baru. Ciri khasnya adalah warna lampu yang bersinar putih dan berkas cahaya yang menyerupai bentuk kotak. Cahaya dari produk lampu LED dihasilkan dari chip elektronik semi konduktor yang dilengkapi hambatan. Sumber utamanya adalah dioda yang tidak mengeluarkan panas. Kelebihan dari penggunaan lampu LED mobil terletak pada daya tahannya.
Lampu yang satu ini terbilang awet dan tidak mudah putus. Selain itu, lampu LED juga tidak menghasilkan panas sehingga relatif lebih ramah lingkungan. Dengan adanya kelebihan ini, maka aki mobil AutoFamily jadi tidak terlalu boros. Namun tentu saja dengan semua keunggulan yang ada, harga lampu LED mobil terbilang lebih mahal dari yang lainnya. Lampu LED ini juga telah digunakan pada mobil-mobil baru besutan Toyota seperti Toyota New Yaris GR Sport. Dengan menggunakan lampu LED, mobil Yaris terbaru lebih nyaman dikendarai. Selain itu, tambahan detail berupa TRD Red Ring juga membuat eksterior mobil tampak lebih sporty dan dinamis.
2. Lampu HID
Selanjutnya ada lampu HID (high intensity discharge). Lampu jenis ini terbuat dari material gas dan logam. Cahaya dari lampu HID berasal dari sebuah busur listrik yang terbentuk dari dua elektroda di dalam sebuah plasma (atau terkadang tabung gas terionisasi). Ciri khas dari lampu HID adalah cahaya putih terang yang menyilaukan. Banyak yang menyebut lampu ini sebagai lampu matahari karena sinarnya yang sangat terang. Pada mobil, lampu ini dapat difungsikan sebagai headlamp (lampu utama) maupun foglamp (lampu kabut). Dengan sinar yang amat terang, HID sangat efektif untuk penggunaan di kala cuaca berkabut. Namun, lampu HID kurang efisien untuk mobil. Ini karena lampu HID cenderung terang saat awal penggunaan. Setelah beberapa waktu, lampu HID akan redup dan kemudian mati. Bisa dikatakan, daya tahan dari lampu mobil yang satu ini sangat lemah atau tidak awet.
3. Lampu Halogen
Terakhir ada lampu halogen. Sorot cahaya lampu halogen muncul dari proses pemanasan filamen tungsten yang ada dalam tabung lampu. Listrik yang mengalir ke dalam lampu akan memanaskan filamen. Energi panas tersebut kemudian bergesekan dengan gas (biasanya nitrogen) dan menghasilkan cahaya. Kebanyakan lampu halogen mengeluarkan cahaya berwarna kuning yang khas. Proses pemanasan inilah yang menjadi kelemahan dari lampu halogen. Setelah digunakan, lampu halogen akan terasa panas, bahkan hingga ke rumah lampu. Selain itu, proses pemanasan juga membutuhkan tenaga yang besar.
  Teknologi lampu LED mobil memang unggul jika dibandingkan dengan dua tipe lampu lainnya, yakni HID dan halogen. Penglihatan Anda sebagai pengendara akan jauh lebih nyaman jika menggunakan lampu jenis ini. Ingin merasakan kenyamanan berkendara dengan lampu LED?
Temukan semua jajaran pilihan mobil Toyota yang sudah memasang lampu LED hanya di Auto2000. Toyota telah membekali mobil-mobil terbarunya dengan lampu LED kualitas terbaik untuk kenyamanan dan keselamatan Anda selama berkendara. Bagi Anda yang tinggal di daerah Bekasi, Anda bisa membeli mobil Toyota terbaru hanya di Dealer Toyota Bekasi sebagai salah satu cabang Auto2000.

You might be interested in …